cerita kentang pekerjaan yang salah

20 02 2009

Sore ini…
Hujan rintik-rintik, setelah haru didepan mimbar kaca patri sebuah masjid, dibelakang suara ayat berkumandang dari Da’i yang kuhormati. 

Mencari sesuap hotspot meskipun tlah menggembol modem. Diantara sapi-sapi jalanan yang berseliweran disudut mataku, dijendela.

Berjibaku lagi dalam power point bajakan tuk menyeminarkan sesuatu yang basic, yang tak kusuka, sebenarnya. Meng-hot-spot-i istriku si laptop.

Setelah hampir si mentari menyelinap lagi di gunung kawi sebelah barat kotaku, kukeluarlah menyusup diantara beberapa mata sipit yang sibuk berbincang prospek bisnis kafe.

diluar hujan, malas kumemandangnya, berdiri tak ingin kebasahan. Si pelayan kasihan melihatku benci hujan ciptaan Tuhan. Payung terbuka. 

Bla-bla bersama si pelayan. Sepertinya masih muda meskipun angkatan 87. Dulu pernah kul di arsitek di universitas swasta selama setahun, katanya, disuruh orang tuanya pindah ke universitas negeri. “Ngambil pertanian”

Ceritaku membuat matanya berbinar. “Prospek arsitek masih bagus”.

Barusan aku sadar, ini cerita kentang pekerjaan yang salah, karena pilihan orangtua. Sabar aja mas





Lagu “Sahara” sing ngetop koyok lagune Inul ndek kampungku

23 01 2009

Yo gak ndek kampungku tok, lagune wong Malesia iku yo ngetop ndek omahku. Masku seneng nyetel lagu iku. Kadang-kadang karo njoget2 barang. Lha aku lak seneng lagu Jazz, malih aku rodok2 yo’opo ngono lek krungu lagu iku. 

Elingku, ndisik onok koncoku jenenge Safik’i (ejaane koyok ngono iku hehe) yo seneng karo lagu iki. Heran aku, kenek opo yo kok wong iso seneng karo lagu Malesia. Lek dibandingno karo musik klasike Mozart jelas gak iso dibandingno blas. Tapi yo jenenge selera lak bedo2a. 

Dibandingno lagune Inul ndisik, sing lagu “Sahara” iki yo ngetop, terutama ndek wong-wong kampung. Aku iki yo wong kampung tapi kok gak seneng yo. Paling aku iki aneh jarene wong kampung, lha senenganku lagune macem2, terutama Jazz. Cobak, lek taksetel lagu jazz pas mantenan ngono, opo gak wong moro2 podo mulih kabeh gak tahan. Cobak, setelen wis, lagune Paris Jazz Big Band!

Standar ae, sing iso dirungokno bareng, yo aku iso seneng pisan iku lagu koyok lagune Samson. 

Mbuh, aku iki, kok gak seneng ndangndutan.





Cinta segi Empat

10 01 2009

 

INI FIKSI

Semilir angin malam yang lumayan sejuk di teras sebuah restoran, …

 

Cewek  : Sebenernya, ada yg ingin kutanyakan ama mas…

Keadaan menjadi sedikit tegang… si cewek menunduk, memainkan jari-jarinya.

 

Cowok  : Apa dik?

Sambil melihat ke cewek disebelahnya. Kelihatannya si cewek sangat sulit mengatakan sesuatu yang sepertinya sangat penting. Si cowok menyadarinya, lalu berpura-pura memperlihatkan sesuatu di laptopnya.

 

Cewek  : Kalau mas, ada nggak sih, yang lain selain aku?

 

Tiba-tiba suasana menjadi dingin seperti ditengah salju dalam pikiran si cowok.

 

Cowok  : Sebenernya sih… ada Dik.

Cewek  : Oh ya? Dimana mas?

Cowok  : Di kota A (menyebut nama sebuah kota)

Cewek  : Dia gimana? Sudah bekerja?

Cowok  : Sudah.

 

Cewek itu keliatan gelisah.. Dan si cowok pura-pura tidak melihatnya.

 

Cewek  : Oo, gitu. Ya bagus mas. Terus gimana masnya sama dia?

Cowok  : Sebenernya sih, aku sama dia belum ada apa-apa kok

Cewek  : Kalo gitu, taksaranin mas, tanyain aja sama dia, serius nggak sama mas

Cowok  : Sebenernya sih, klo aku inginnya mengalir dulu… siapa tahu aku sama kamu bisa ke jenjang lebih serius. Kita ini orang modern, kita sama-sama tahu situasi kita masing-masing

Cewek  : Ooooo, jadi begitu…

 

Terdiam.. seribu bahasa, kedua pasang manusia itu menyelami pikiran masing-masing.

 

Cowok  : Jadi kan dik, lebih baik begini, sama-sama tahu keadaan masing-masing

Cewek  : Iya, aku juga senang jadi kita nggak ada rahasia. Aku nggak senang nyimpen rahasia

 

Si cewek tertawa sedikit… lalu menutupi wajahnya.

 

Cowok  : Ini sepertinya situasi yang aneh ya… 

Si cowok tertawa juga.

 

Keduanya tertawa, tapi ada sesuatu di balik tawa itu.

Cewek  : Kan gini mas, ya aku senang bisa begini sama mas, tapi aku masih menjalin hubungan sama yang di Jepang itu lho mas

Cowok  : Ya gapapa dik, kita jalani aja dulu. Siapa tahu nanti terjadi perubahan. Seakan-akan ada dua buah cerita, siapa yang tahu dimana cerita itu akan berakhir

 

Cewek itu terdiam… lalu tertawa, satir.

 

Cewek  : Ya taksaranin, masnya tanya aja sama cewek itu serius apa nggak.

Cowok  : Kita lihat aja nanti. Jangan terburu-buru ya.

Cewek  : Aduuh… soalnya klo lama-lama ntar aku ga bisa nolak lho mas

Cowok  : Oh gitu ya? Hehehehe

 

Beberapa saat kemudian, mereka berbincang tentang hal-hal lain… yang kecil-kecil dan sekedar penghibur untuk pertemuan mereka. Hingga suatu saat… si cowok masih kepikiran.

 

Cowok  : Jadi gitu dik ya? Klo lama-lama kamu takut ga bisa nolak aku ya?

Cewek  : Ya mas, klo kita sering ketemu kayak gini kan lama-lama aku jadi sayang ama mas.

Cowok  : Jadi, kamu masih sering kontak-kontakan sama yang di Jepang itu?

 

Si cewek langsung menundukkan wajahnya di kedua tangannya diatas meja.

 

Cowok  : Oke.. oke. Kita ganti topik lain deh





Yahoo! Mail Down??

6 12 2008

Pagi ini saya membuka mail.yahoo.com, ini yang saya temukan:

 

yahoo down in December 6th 2008

yahoo down in December 6th 2008

I can’t believe that Yahoo! is down!

But somehow I think the whole yahoo corporation is down too, beated by Gooooooooooooogglllleeeeeeeee





Saya bekerja, tapi kok tidak semangat? Jangan2 tempatnya… hiiiii

27 11 2008

Mungkin dua bulan lalu saya beli satu set meja kursi buat kerja. Kursinya ada 4 buah dengan meja yg ada kacanya. Lumayanlah buat kerja. Tapi saya sering mengalami hal aneh (??)… 

Tiba-tiba ada sadako keluar dari bawah meja saya…. 

yamamura-sadako

Mmmm… nggak ding. Tapi kok jadi sering cenut2 punggung saya. Pikir punya pikir, setelah liat kantor teman saya pake kursi2 khusus office, kepikiran juga. Nah akhirnya dua malam lalu saya pergi ke mall dan dapet satu kursi office yg lumayan imut ;)

chair

Yup, setannya ilang… eh, badan saya jadi lebih enak pake ni kursi. Mungkin harusnya dari dulu saya tahu/ ngerti ya (wong kerjaannya ndesain kok ndeso banget ga ngerti masalah ginian)

Kursi seperti ini memang khusus utk menopang tubuh kita agar tetap tegak ketika duduk. Saya sarankan utk Anda yang punya masalah sama utk liat2 lagi kali aja tips ini bisa bantu.





Menjadi penulis buku di Indonesia; Masih dirugikan penerbit (?)

26 11 2008

Buat Anda yang ingin menulis buku, tunggu sebentar. Anda harus baca tulisan saya ini sebelum memutuskan jalan terbaik yang Anda pilih.

Saya seorang penulis buku, sejak tahun 2006 sudah menulis 4 buku. Dan ada beberapa draft buku di komputer saya, yang belum saya selesaikan. Selain karena kesibukan dengan pekerjaan mendesain rumah tinggal, juga karena saya sedang merencanakan cara-cara lain untuk mempublikasikan buku-buku saya.

Apa yang menjadi ganjalan adalah karena iklim penerbitan di Indonesia masih belum berpihak pada penulis. 10% royalti mungkin hanya bisa dipakai makan selama sebulan dan setelah itu kita harus cari makan sendiri dengan bekerja lainnya. Menulis menurut saya belum bisa dijadikan sebagai mata pencaharian. Masalah utama bukan pada penulis, tapi penerbit. Apa saja masalah yang bisa terjadi dengan penerbit?

  1. Penerbit, setelah menyatakan mau menerbitkan naskah kita, tiba-tiba membatalkan penerbitan. Alasannya; pertama mungkin karena dia tidak ada biaya menerbitkan, atau sedang ada masalah dalam perusahaannya, atau secara sederhana ternyata penerbit berpikir buku Anda belum layak jual dari sisi ekonomi.
  2. Penerbit membutuhkan waktu lama untuk menerbitkan buku. Pengalaman saya dengan penerbit; setidaknya butuh 4-5 bulan menunggu buku kita muncul di pasaran. 
  3. Buku terbit tapi tidak sesuai dengan yang kita harapkan. Kadang-kadang karena tidak teliti atau tidak pahamnya redaksi penerbit atas naskah kita, mereka menghilangkan atau merubah isi naskah yang penting atau bagian vital dari buku. Pengalaman saya; kredit gambar (keterangan gambar foto milik siapa) yang seharusnya tampil dalam buku saya dihilangkan begitu saja oleh redaksi penerbit. Dalam hal ini saya merasa malu dengan pemilik obyek yang saya foto atau pemilik gambar-gambar tersebut karena mereka bisa saja mengira saya tidak mencantumkan kredit mereka. 
  4. Penerbit tidak transparan dalam laporan jumlah buku yang terjual. Nah inilah yang paling tidak enak untuk penulis, karena disini letak penulis dihargai secara material. Sudah royalti kecil (10%), kena pajak penulis 2,5% (pemerintah rupanya juga belum berpihak pada penulis), hasil penjualan ga jelas, royalti ga jelas pula. Inilah faktor utama kita masih dirugikan penerbit, dan menjadi penulis masih belum bisa menjadi sumber penghasilan utama di negeri ini.
  5. Copyright atau hak penerbitan secara default selalu diklaim oleh penerbit. Bila kita ingin menerbitkan kembali suatu saat akan menemui kesulitan karena sudah ada kontrak yang mengikat kita dengan penerbit eksklusif ini. 

Meskipun demikian, kita kenal penerbit-penerbit besar yang cukup baik managemennya dan bisa berlaku adil terhadap penulis. Penerbit ini biasanya yang sudah mapan dan besar. 

Sekarang ini, saya mencoba berpikir agar menulis yang kita lakukan dengan susah payah tidak terlalu dipakai sebagai sapi perahan bisnis semata oleh penerbit. Salah satu caranya adalah dengan menerbitkan sendiri buku-buku kita, atau mencari investor yang mau menjadi penerbit kita dengan perjanjian yang lebih menguntungkan. Hal ini masih saya usahakan.

Cara lain yang saya ingin lakukan adalah mendapatkan hak eksklusif agar copyright ada di tangan kita sebagai penulis. Kita harus mampu menawar hak penerbitan jangan sampai hanya dimiliki oleh satu penerbit saja, tapi usahakan kita bisa memilih penerbit mana yang akan menerbitkan buku kita. 

Saya memang belum menggunakan cara terakhir, tapi salah seorang teman penulis saya mengatakan ia mendapatkan kontrak dua tahun bekerjasama dengan salah satu penerbit. Menurut saya ini cara yang sangat baik karena dengan demikian setelah dua tahun, ia bisa memilih penerbit lain bila ingin merevisi atau menerbitkan ulang buku tersebut. Saya mulai menyadari bahwa penerbit selalu mengajukan hak eksklusif penerbitan agar ia mendapatkan keuntungan terbanyak dari penulis untuk kepentingannya sendiri. 

Cara lain lagi yang sedang saya buat saat ini; mencoba menawarkan naskah kita ke penerbit luar negeri. Saat ini saya sudah menyelesaikan sebuah naskah buku berbahasa Inggris tentang sebuah topik yang cukup populer dan saya akan mendapatkan jawaban kepastiannya hari ini juga. Inilah hebatnya penerbit luar negeri; mereka bisa mereview naskah buku hanya dalam waktu 24 jam dan memutuskan untuk menerbitkannya atau tidak. Lain dengan penerbit di Indonesia yang setidaknya butuh 2 bulan ;-)

Bila cara saya ini berhasil, maka saya akan menjadi penulis internasional. Doakan saya ya. 

Bila berhasil, saya akan sharing dengan Anda.





cewek playgirl, cewek merokok, cewek bekerja dan kesetaraan gender

17 11 2008

Hari ini saya melihat dua cewek merokok di sebuah kafe.

berhubung kerjaan saya yang kadang menuntut untuk tetap fresh, saya akhirnya agak terbiasa bekerja di luar dengan memanfaatkan kafe2 untuk bekerja.

Seperti hari ini barusan saya pulang dari sebuah kafe dengan sebuah pekerjaan yang selesai. Alhamdulillah. Tapi bukan itu yang terngiang di kepala saya,…

Mungkin adalah dua cewek diantara 3 mahluk di sana tadi, yang sedang merokok. Saya hampir tidak heran lagi melihat cewek merokok hari2 ini. mungkin karena sudah biasa.

Entahlah apa saya ini termasuk dinosaurus di kehidupan modern ini, tapi se-tidakheran-tidak-herannya saya melihat cewek merokok sepertinya masih terasa sedikit aneh, karena saya, sebagai laki-laki, tidak merokok, dan saya mungkin anti merokok, anti ngopi, anti ngedrugs, anti alkohol, meskipun saya berada di lingkungan yang seperti itu. Di kalangan teman2 arsitek, hampir lumrah sekali kita berada didekat orang2 yang selalu kebas.. kebus… asap rokok

Jadi misalnya, misalnya, … saya berada dekat cewek yg merokok, apakah saya akan bilang; “Tolong dong nggak merokok, saya kan cowok yang nggak ngerokok” … 

Maafkan juga judul posting saya; ‘cewek playgirl’ sebagai versi cewek dari ‘cowok playboy’, cuma sebagai sarana agar posting ini dibaca banyak orang hehehe. Berhasil?

Kalau kita lihat di acara2 infotainment di TV hari2 ini, sesosok artis cewek kita lihat sudah berganti-ganti cowok mungkin lebih dari 10 kali (perhitungan saya yang ketangkap infotainment 5, dan sisanya… hehehe). Pantaskah kalau cewek dibilang ‘playgirl’? Kalau di infotainment, saya mendengar dia disebut sebagai ‘dara yang menggaet banyak pria’. Well, cukup halus… :D

Satu cerita lagi. Teman saya, laki-laki, sudah menikah. Dengan seorang wanita bekerja. Maksudku wanita karena dia lebih tua dari teman saya itu. Dan teman saya itu tidak bekerja. Makin gendut, kerjaan cuman makan, minum, tidur, … jarang olah raga. Tipe seorang ‘bapak rumah tangga’.

Ups! Apakah kita mulai melihat sisi lain dari emansipasi? 





Lagu ciptaanku: Single “Disini bersamamu” udah beredar loh!!

29 10 2008

Mungkin suasananya atao apanya aku ga tau, tapi nih lagu lumayan magical banget. Ceritanya aku lg rindu ama ssorg, jadi tercipta deh lagu ini (kayak di sinetron yah).

Mau denger lagunya? Cukup dengan 75rb rupiah nonton bareng ama teman2 kamu. Hehehe… nggak lah becanda. Cukup dengan kunjungi link berikut ini yah:

 

http://astudioarchitect.com/2008/08/probo-hindartos-online-guitar-music.html

 

Selamat mendengarkan.





Buku ‘Time to Change’ karya pak Hari Subagya

19 10 2008

 

Hari ini saya ingin memulai perubahan.

Anda tahu? kalau bisnis berjalan terus sedangkan pribadi kita tidak? Sepertinya saya mengalami itu selama beberapa waktu ini. Jadi saya kembali pada metode lama yang saya pakai dalam menguatkan kembali pribadi saya untuk masuk lagi dalam bisnis.

 

Metode saya adalah menyerap informasi dan pengetahuan orang lain agar saya bisa berubah. Hari ini saya membeli buku “Time to Change in Selling” karya pak Hari Subagya. Buku ini menarik saya sejak pertama saya melihatnya di toko buku. Isinya menarik dari sekilas saya membacanya, dan tidak terlalu mendasar yang penuh dengan teori dan menguras banyak energi untuk mengerti apa yang dibicarakan. Cocok untuk orang yang sibuk dengan pekerjaan dan kegiatan, sehingga bisa langsung mempraktekkan tips itu. 

 

Buku untuk perubahan bisnis

Buku untuk perubahan bisnis

 

Salah satu tips dalam bukunya yang saya baca tadi di toko buku adalah penyebab kita kurang produktif. Saya akui memang akhir2 ini saya kurang produktif dan saya seperti diingatkan. Salah satu sebabnya adalah karena kita sibuk browsing hal2 tidak perlu di internet. haha…. kena lah saya.

 

Hal2 lain yang perlu saya baca pada pagi hari sepertinya bisa saya dapatkan di buku ini. Terimakasih pak Hari. Saya memang perlu untuk diingatkan agar produktivitas saya meningkat, dan pasti juga dengan semua pebisnis lain diseluruh dunia. 

 

Website pak Hari Subagya dan video profilnya bisa dilihat di http://bisnispartner.com/





update terbaru fasilitas google untuk kemudahan Anda

10 10 2008

 

Coba lihat screen capture laptop saya:

Diatas, terlihat saya menggunakan google chrome (itu browser google yang terbaru setelah firefox), yang menurut saya lebih canggih dari firefox ataupun internet explorer. Yup, google lagi menggila dengan fitur-fitur barunya yang ditawarkan secara gratis. berikut ini layanan google yang saya gunakan:

  • Google blogspot untuk blogging (webnya yang terlihat di capture screen diatas. Keren kan?). Blogger benar2 menggratiskan semuanya yang akhirnya menjadi cms yang menurut saya sangat baik, kalau nggak paling baik saat ini. Coba lihat hasilnya di www.astudioarchitect.com 
  • Google talk untuk memberi fasilitas chatting di web saya, serta menggantikan yahoo messenger (yang makin jarang saya gunakan)
  • Lihat di sebelah kiri screen capture saya: itu adalah google desktop. Disini saya bisa melihat webcam (kamera real time) dari seluruh dunia. Artinya tiap beberapa detik sekali gambar itu berganti2… ada pemandangan dari Itali, Inggris, Amerika, Jepang, Hawaii, New york, Dubai, dan sebagainya. Semua gambar itu diambil SAAT INI JUGA, yang berarti saya tahu kondisi berbagai tempat diseluruh dunia dengan melihat webcam ini
  • Dibawahnya, ada daftar update terbaru dari detik.com yang direfresh tiap 10 menit sekali. Saya terhubung dengan berita terbaru paling penting di Indonesia. Saya kebetulan lagi sangat senang mengikuti perkembangan krisis moneter akibat imbas Amerika…
  • Lalu di google desktop jg ada ‘things to do’ alias agenda yg musti saya kerjakan dan bisa saya update/hapus dan terus mengingatkan saya
  • di bagian atas sendiri; ada update berita teknologi informasi yg terus menerus berganti. Ada berita tentang Google meluncurkan video game, berita tentang Apple, dsb. 

Pendeknya, saya benar2 terhubung dengan dunia melalui google sekarang… bukan lagi dengan yahoo seperti 10 tahun lalu. Ini eranya Google.

Hebatnya mbah Google ini merangsang saya untuk tidak menyia2kan kesempatan ini untuk terus berkarya. Makasih ya mbah…